Patah hati
Kata orang patah hati itu menyakitkan..
Kata orang patah hati menyesengsarakan jiwa..
Kata orang patah hati membuat hari-hari sedih..
Kata orang juga patah hati itu membunuh semangat hidup..
Ga heran ada yang bunuh diri karena patah hati.
Kata orang ketidakcocokkan alasan perpisahan
Kata orang perbedaan jadi pengakhir dari hubungan
Kata orang ketidaksetiaan penghancur kepercayaan dan pemusnah hubungan
Dan kata orang, persahabatan rusak karena cinta dan patah hati.
Sapa suruh lu pacarin sahabat lu, salah sendiri!
Gue bilang, patah hati itu kekejaman..
Jangan bermulut manis dan mengumbar cinta jika kamu ga punya mental komitmen!
Gue bilang, patah hati itu juga anugerah..
Itulah hidup, tak ada seorangpun yang bisa setia kecuali Dia
Buat apa bertahan jika hanya bisa membuatmu merasa tak berharga..
Gue bilang, tidak ada alasan yang jujur utk sebuah perpisahan..
Yang sebenarnya adalah hanya keegoisan dan kesombongan.. pembenaran diri!
Gue bilang ketidaksetiaan itu setan.. krn perbedaan itu sudah ada dari awal.
Patah hati itu seharusnya tak usah terjadi..
karena jangan pernah dimulai apapun yang tak seharusnya..
Orang bangun rumah aja, itung biaya dan modal..
Ini mau pacaran, apa ga mikir dulu modal kekuatan dan kemauan komitmennya?
Gue bilang, jangan pernah pacarin sahabatmu sendiri,
secinta apapun dia awalnya terhadap dirimu.. karena..
Sebaik apapun dia waktu dulu, setelah mematahkan hatimu atau kamu membuatnya patah.. ternyata dia tak lebih dari musuh yang hanya bisa menyakiti dalam diamnya dirinya. Tidak ada kasih juga. Sama saja.
Orang bilang patah hati itu racun, gue juga bilang hal yang sama..
Yang gue heran sedemikian sakit nya akibat patah hati,
kenapa masih ada yang kerap melakukannya.. ???
kenapa masih ada yang tenang-tenang
diatas perihnya hati seseorang yang dulu katanya dicintainya..??
Herannya masih banyak juga yang tertipu mulut buaya..
Dan herannya masih banyak juga buaya yang merusak kepolosan seseorang dan menjadikannya menjadi buaya seperti dirinya..
Jangan pernah memulai suatu hubungan jika kamu masih tau bahwa suatu saat kamu masih berkeinginan untuk mematahkannya karena KEBODOHANMU.
Apa yang kita tabur itu yang kita tuai..
So berhati-hatilah dalam hidup.
Jangan memperdaya saudara/i mu sendiri.
